Semarak Kemeriahan Lomba Mewarnai TK Pertiwi 25.3 Slerok Bersama Toko Istana Mainan: Wadah Asah Kreativitas dan Keberanian Anak

Siswa-siswi TK Pertiwi 25.3 Slerok, Kota Tegal, usai mengikuti kegiatan Lomba Mewarnai, Sabtu (26/9). (Yadi/Jurnalterkini.id)

​TEGAL, Jurnalterkini.id – Ratusan goresan krayon berpadu dengan tawa ceria anak-anak mewarnai suasana halaman Toko Istana Mainan, Jalan Werkudoro, Kelurahan Slerok, Kota Tegal, pada Sabtu (26/9/2026). Sejak pagi hari, area toko mainan tersebut telah dipenuhi oleh keceriaan puluhan siswa-siswi yang siap memamerkan imajinasi mereka dalam ajang Lomba Mewarnai hasil kolaborasi antara TK Pertiwi 25.3 Slerok dan Toko Istana Mainan.

​Tidak kurang dari 40 anak dari TK Pertiwi 25.3 Slerok tampak sangat antusias mengikuti jalannya perlombaan. Didampingi jajaran guru serta orang tua, anak-anak duduk rapi di meja lipat masing-masing sambil memegang krayon warna-warni, siap mengolah gambar menjadi karya seni yang penuh warna.

​Kepala TK Pertiwi 25.3 Slerok, Herlin Agustin, menjelaskan bahwa agenda perlombaan ini dirancang sebagai sarana edukasi luar ruangan (outdoor learning) yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga kaya akan nilai-nilai perkembangan anak usia dini.

​”Tujuan utama dari lomba mewarnai ini adalah untuk melatih kemampuan motorik halus anak, memperkuat daya fokus, serta membebaskan daya imajinasi mereka dalam mengekspresikan warna. Lebih dari itu, kami ingin melatih keberanian dan rasa percaya diri anak-anak agar mereka terbiasa bersosialisasi dan tampil berani di lingkungan baru di luar sekolah,” ungkap Herlin Agustin di sela-sela kegiatan.

​Ia menambahkan bahwa kemitraan dengan pihak swasta seperti Toko Istana Mainan merupakan langkah positif untuk mendekatkan kegiatan pembelajaran dengan suasana yang disukai anak-anak. Menurutnya, lingkungan baru yang menyenangkan dapat memicu semangat belajar anak tanpa merasa tertekan oleh suasana kompetisi.

​Dukungan penuh juga mengalir dari para orang tua murid yang setia mendampingi putra-putri mereka dari tepi area lomba. Momen ini dimanfaatkan para orang tua untuk melihat dari dekat perkembangan kemandirian dan kreativitas anak-anak mereka.

​”Sebagai orang tua, kami tentu sangat mendukung dan menyambut positif kegiatan luar sekolah seperti ini. Anak-anak tidak hanya belajar memadukan warna, tetapi juga belajar melatih kesabaran dan kemandirian untuk menyelesaikan tugasnya sendiri tanpa bergantung pada orang tua. Senang sekali melihat mereka begitu bersemangat,” tutur salah satu perwakilan orang tua murid yang hadir.

​Selama perlombaan berlangsung, suasana terasa hidup dengan riuh tepuk tangan dan dukungan dari para guru serta orang tua yang memberikan semangat. Meskipun berjuluk lomba, fokus utama acara tetap pada keceriaan dan kebersamaan, di mana setiap anak diajak untuk berani berkarya dan bangga atas hasil kerja keras mereka sendiri.

​Kegiatan pun diakhiri dengan sesi foto bersama dan penyerahan apresiasi kepada para peserta. Melalui acara ini, diharapkan hubungan sinergis antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat sekitar dapat terus terjalin erat demi mendukung tumbuh kembang anak-anak yang kreatif, berani, dan berkarakter. (Yadi)

Pos terkait