Olah Bahan Sederhana Jadi Bernilai Ekonomi, Warga Binaan Rutan Batusangkar Kembangkan Produk UMKM

Warga Binaan Rutan Batusangkar Kembangkan Produk UMKM. (Foto: Rutan Batusangkar)
Warga Binaan Rutan Batusangkar Kembangkan Produk UMKM. (Foto: Rutan Batusangkar)

BATUSANGKAR, Jurnalterkini.id — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Batusangkar terus mendorong keterampilan dan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) lewat pembinaan yang produktif.

Berbekal kreativitas dan ketekunan, warga binaan mengolah bahan sederhana serta limbah menjadi barang berguna sekaligus bernilai jual.

Bacaan Lainnya

Produk yang dihasilkan meliputi celengan dari batok kelapa, tempat pensil dari limbah kertas, dompet dari kain jeans bekas, cincin batok kelapa, hingga hiasan dinding dari sisa batang korek api.

Pemanfaatan bahan bekas ini sekaligus mendorong warga binaan lebih kreatif, peduli lingkungan, dan mandiri yang sejalan dengan Asta Cita Presiden serta Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan 2026.

Kepala Rutan Batusangkar, Reza Aulia Kurniawan, menegaskan pembinaan kemandirian adalah bekal masa depan.

“Kami terus dorong WBP berkarya kreatif dan bernilai ekonomi. Keterampilan yang dipelajari di sini diharapkan menjadi bekal agar mereka bisa hidup mandiri dan produktif saat kembali ke masyarakat,” ujar Reza pada Jum’at (25/09/2026).

Rutan berkomitmen terus meningkatkan kualitas, kreativitas, serta jangkauan pemasaran hasil karya warga binaan.

Langkah ini diharapkan melahirkan pribadi yang terampil, mandiri, dan siap berkontribusi positif di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Pos terkait