Rutan Batusangkar Salurkan Bansos Rutin Kepada Keluarga WBP, Manfaatkan Hasil Program Ketahanan Pangan

Rutan Batusangkar Salurkan Bansos Rutin Kepada Keluarga WBP (Dok. Rutan Batusangkar)
Rutan Batusangkar Salurkan Bansos Rutin Kepada Keluarga WBP (Dok. Rutan Batusangkar)

BATUSANGKAR, Jurnalterkini.id — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Batusangkar kembali menyalurkan bantuan sosial secara rutin kepada keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kegiatan ini dilaksanakan Jumat (16/10/2026) sebagai wujud kepedulian lembaga dalam membantu meringankan beban kebutuhan pangan keluarga WBP.

Bacaan Lainnya

Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako serta hasil panen dari program ketahanan pangan yang dikembangkan di lingkungan Rutan Batusangkar, antara lain sayur kangkung, selada, dan pokcoy.

Program ketahanan pangan ini melibatkan langsung WBP dalam proses pembinaan. Melalui kegiatan bercocok tanam, para warga binaan dilatih mengembangkan keterampilan, meningkatkan produktivitas, serta menumbuhkan sikap tanggung jawab.

Hasil dari kegiatan tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan internal Rutan, tetapi juga disalurkan kepada keluarga WBP yang membutuhkan.

Kepala Rutan Batusangkar, Reza, menyampaikan bahwa penyaluran bansos ini merupakan bentuk kepedulian jajaran Pemasyarakatan terhadap kesejahteraan keluarga WBP.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan kebutuhan keluarga WBP. Hasil panen berupa kangkung dan telur merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang kami kembangkan di Rutan. Kami ingin kegiatan pembinaan yang dilakukan di dalam Rutan dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi WBP maupun keluarga mereka,” ujarnya.

Penyaluran bansos ini juga menjadi bentuk sinergi antara kegiatan pembinaan dengan kepedulian sosial. Rutan Batusangkar berkomitmen untuk terus mengembangkan program ketahanan pangan yang produktif dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pembinaan terhadap WBP tidak hanya berorientasi pada perubahan perilaku, tetapi juga mampu menghasilkan kegiatan produktif yang bernilai manfaat bagi WBP, keluarga, dan masyarakat.

Pos terkait