Pengadilan Negeri Pamekasan Tunda Sidang Gugatan Sengketa Tanah Nenek Bahriyah vs Keponakan

Proses sidang gugatan terkait sengketa tanah Nenek Bahriyah terhadap Sri Suhartatik yang tak lain merupakan keponakannya sendiri di Pengadilan Negeri Pamekasan. Kamis, 28/3/24. (jurnalterkini.id/Fiki)
Proses sidang gugatan terkait sengketa tanah Nenek Bahriyah terhadap Sri Suhartatik yang tak lain merupakan keponakannya sendiri di Pengadilan Negeri Pamekasan. Kamis, 28/3/24. (jurnalterkini.id/Fiki)

Pamekasan, Jurnal Terkini – Polemik antara Nenek Bahriyah dengan keponakannya belum menemui titik terang, kini keduanya saling lapor melapor terkait dugaan pemalsuan dokumen. Kamis, 28/3/24.

Hari ini, keduanya mengikuti sidang gugatan perdata yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Pamekasan pada Kamis, 28 Maret 2024 ditunda hingga Kamis, 4/4/24.

Bacaan Lainnya

Nenek Bahriyah melakukan gugatan perdata terhadap Sri Suhartatik yang tak lain merupakan keponakannya sendiri dan seorang Bhayangkari terkait sengketa tanah warisan.

Menurut Ach. Supyadi, Kuasa Hukum Bahriyah, pihaknya telah menyiapkan segala dokumen yang dibutuhkan saat persidangan. Meski demikian, pihaknya tetap akan mematuhi prosedur yang berlaku di persidangan.

“Kami menghormati keputusan Majelis Hakim PN Pamekasan menunda sidang ke pekan depan,”ujar Supyadi, saat dimintai keterangan usah penundaan persidangan.

Ia menuturkan akan menyiapkan langkah-langkah jitu, berkaitan dengan bukti serta akan mengungkapkan siapa pemilik sah dari tanah tersebut.

Tak hanya itu, pihaknya akan meminta majlis hakim untuk membatalkan sertifikat milik tergugat, yakni atasnama H. Fathollah Anwar.

“Kalau dari kami sudah siap, segala dokumennya sudah kami bawa, dipersidangan nanti, kami akan gugat sertifikat punya tergugat atas nama Hj Fathollah Anwar itu yang akan kita mintakan batal,” jelasnya. (Fiki)

Pos terkait